Khutbah Singkat Terbaru PDF: Saat Allah Mengubah Segalanya Dalam Hitungan Detik (Indonesia)

Ilustrasi Bencana Alam1
Ilustrasi Bencana Alam

KHUTBAH JUMAT I

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ

Bacaan Lainnya

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ رَحِمَكُمُ اللّٰهُ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيَ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَاتَّقُوْهُ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَاعْلَمُوا أَنَّ الْمُصِيبَاتِ الَّتِي تَنْزِلُ بِالنَّاسِ إِنَّمَا هِيَ ابْتِلَاءٌ وَاخْتِبَارٌ مِنَ اللّٰهِ سُبْحَانَهُ، يُمَحِّصُ بِهَا الذُّنُوْبَ، وَيَرْفَعُ بِهَا الدَّرَجَاتِ، وَيُذَكِّرُ عِبَادَهُ بِفَنَاءِ الدُّنْيَا وَحَاجَتِهِمْ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ

فَقَالَ اللهُ تَعَالَ: وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ. أيها المسلمون، فَاصْبِرُوا وَارْجِعُوا إِلَى اللّٰهِ فِي كُلِّ مُصِيبَةٍ، فَإِنَّهُ مَعَ الصَّابِرِينَ

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah ﷻ yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesehatan. Dialah Dzat yang Maha Memberi dan Maha Mengambil. Dia memberikan rezeki, kesehatan, kebahagiaan, dan segala hal yang kita miliki. Dan Dia pula yang berhak mencabut semuanya kapan saja dikehendaki-Nya.

Hadirin Jamaah jum’at Rahimakumullah

Allah Memberi dan Mengambil apa yang kita punya hanya dengan “Kun Fayakun”.Allah ﷻ berfirman:

إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُ كُن فَيَكُونُ

“Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: ‘Jadilah!’ maka jadilah ia.” (QS. Yasin: 82)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa segala sesuatu berada dalam genggaman Allah. Kekayaan bisa hilang dalam hitungan detik. Kesehatan yang kuat bisa runtuh secepat angin berlalu. Semua yang kita banggakan pada hakikatnya bukan milik kita—itu titipan Allah.

Dalam sebuah Hadist Riwayat Imam Tirmidzi, Rasulullah ﷺ bersabda:

« إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ عَبْدًا ابْتَلَاهُ »

“Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan mengujinya.” (HR. Tirmidzi)

Cobaan bukan bentuk kebencian, tapi tanda cinta. Sebab dengan ujian, Allah ingin menghapus dosa kita, meninggikan derajat kita, dan mengingatkan kita agar tidak lalai.

Hadirin Jamaah jum’at Rahimakumullah

Coba kita amati berbagai peristiwa nyata dalam kehidupan Kita sehari-hari:

Pertama, bencana alam yang terjadi tiba-tiba

Sebentar yang lalu, kita menyaksikan banjir bandang, gempa, tanah longsor, dan angin puting beliung yang merusak rumah, sawah, dan harta masyarakat dalam sekejap. Berapa banyak saudara kita yang pagi masih memiliki rumah, sore hari tinggal puing-puing.

Kedua, Musibah kesehatan yang datang mendadak

Tidak sedikit yang awalnya sehat, tiba-tiba jatuh sakit parah. Banyak yang bercerita bahwa hanya dalam beberapa jam, kondisi tubuh berubah drastis. Ini menunjukkan betapa lemahnya kita tanpa pertolongan Allah.

Selanjutnya yang ketiga, Kehilangan pekerjaan atau sumber rezeki

Banyak perusahaan tutup, PHK di berbagai daerah meningkat. Seseorang yang kemarin mapan, esok harinya kebingungan mencari nafkah. Allah ingin menegaskan: rezeki bukan dari perusahaan, bukan dari bos, tetapi dari-Nya.

Dan yang keempat, Tragedi kecelakaan yang merenggut harta dan nyawa

Betapa banyak kecelakaan yang terjadi di jalan raya. Seseorang pergi dengan mobil atau motor yang ia banggakan, pulang hanya tinggal nama. Dalam sekejap, hidup berubah.

Semua contoh ini mengajarkan: apa yang kita miliki hanyalah titipan Allah. Dan setiap titipan pasti akan kembali pada Pemiliknya.

Hadirin Jamaah jum’at Rahimakumullah

Jangan Sombong dan Jangan Terlalu Bergantung pada Dunia. Allah ﷻ mengingatkan kepada kita semua:

مَا عِندَكُمْ يَنفَدُ وَمَا عِندَ ٱللَّهِ بَاقٍ

“Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.” (QS. An-Nahl: 96)

Jangan bangga dengan harta, jabatan, popularitas, atau kekuatan fisik. Semua bisa Allah ambil dalam sekejap. Tetapi jika Allah memberi kita ketakwaan dan keimanan, itu tidak akan hilang selama kita menjaganya.

Lantas bagaimana cara menyikapi nikmat dan musibah yang menghampiri kita?

Agar hidup selamat dunia akhirat, kita bisa melakukan tiga hal berikut ini:

  1. Syukuri setiap nikmat kecil maupun besar.
  2. Ridha dan sabar saat menerima ujian, karena ujian adalah tanda kasih sayang Allah.
  3. Berbaik sangka kepada Allah, sebab Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya.

Nabi ﷺ bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ… إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Bila ia mendapat nikmat, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Bila ia ditimpa musibah, ia bersabar, dan itu juga baik baginya.” (HR. Muslim)

Inilah sikap seorang mukmin sejati.

Hadirin yang dimuliakan Allah,

Apa yang kita sombongkan? Apa yang kita banggakan?

Hidup ini adalah perjalanan yang sangat cepat. Hari ini kita punya, besok belum tentu. Hari ini kita sehat, esok bisa berbeda. Hari ini keluarga lengkap, esok Allah bisa memanggil satu-satu.

Bukan untuk menakut-nakuti, tetapi agar kita tidak menggantungkan diri kepada dunia, melainkan menautkan hati sepenuhnya kepada Allah SWT.

Mari perbaiki hubungan dengan Allah. Perbaiki salat, sedekah, dan amal saleh. Karena hanya itu yang tidak akan diambil dari kita meskipun dunia ini hancur. Amal saleh kitalah yang akan menemani kita hingga hari kiamat nanti.

Mudah-mudahan, Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua sehingga kita tergolong orang-orang yang selamat di dunia dan selamat di akhirat kelak. Amin ya Robbal Alamin.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَلَّ اللهُ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

KHUTBAH II

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآء مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيْنَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Download Khutbah Singkat PDF

Khutbah Bahasa Jawa

Silahkan bergabung dengan kami di Grup Telegram, Wa, atau Facebook untuk mendapatkan materi terbaru dari KHUTBAHSINGKAT.com Klik GABUNG SEKARANG Wa.0812-4436-5554

Pos terkait