KHUTBAH I
اَلْـحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي وَحَّدَ قُلُوْبَ الْمُؤْمِنِيْنَ بِالْإِيْمَانِ، وَحَذَّرَهُمْ مِنَ الْفُرْقَةِ وَالْخُصُوْمَةِ وَالْعُدْوَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً تُنَجِّي قَائِلَهَا يَوْمَ الْمِيْزَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَإِمَامًا لِلْمُتَّقِيْنَ وَقُدْوَةً لِلْإِخْوَانِ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ أَقَامُوا الدِّيْنَ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ، اَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَقَدْ قَالَ: وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖوَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ
Segala puji hanya milik Allah ﷻ. Kita memuji-Nya, kita memohon pertolongan dan ampunan kepada Nya. Kita berlindung kepada Allah ﷻ dari kejahatan diri kita dan dari keburukan amal perbuatan kita.
Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah ﷻ maka tidak ada yang dapat menyesatkannya; dan barangsiapa yang disesatkan maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.
Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarganya, sahabatnya, dan seluruh umatnya yang istiqamah hingga hari kiamat.
Hadirin Jamaah Jumat yang dirahmati Allah ﷻ
Saat ini dunia sedang menyaksikan sebuah konflik besar di kawasan Timur Tengah yang melibatkan tiga kekuatan besar: Republik Islam Iran, Amerika Serikat, dan negara Israel. Perang yang semakin meluas ini telah menimbulkan korban jiwa, kehancuran, dan penderitaan rakyat sipil di banyak daerah.
Keadaan ini menuntut kita untuk merenungkan makna perang dan dampaknya bukan hanya bagi mereka yang terlibat langsung tetapi bagi umat manusia secara keseluruhan.
Konflik yang kini melibatkan Iran, Amerika, dan Israel merupakan eskalasi dari ketegangan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Ketegangan ini berakar pada persoalan geopolitik, isu nuklir, rivalitas kekuasaan, dan sejarah panjang perseteruan antara Iran dan Israel yang sejak lama memiliki hubungan yang bermusuhan.
Dalam perkembangan terbaru, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan operasi militer besar terhadap Iran, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan misil dan drone terhadap target Israel dan pangkalan Amerika di kawasan.
Konflik ini telah memakan banyak korban jiwa, termasuk ratusan hingga ribuan warga sipil di kedua sisi, serta melumpuhkan stabilitas kawasan. Belum lagi dampak ekonomi global seperti naiknya harga minyak serta kekhawatiran perang yang melebar ke negara-negara tetangga.
Sebagai umat Islam, kita tentu merasa sedih ketika melihat saudara-saudara kita, terutama kaum Muslimin, menjadi korban dari perseteruan yang tiada habisnya.
Jamaah shalat jumat Rahimakumullah..
Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:
وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا
“Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan ia telah memelihara kehidupan seluruh manusia.” QS. Al-Mā’idah [5]: 32
Ayat ini mengajarkan bahwa mengambil nyawa manusia tanpa hak adalah dosa besar, dan setiap nyawa itu sangat berharga di sisi Allah. Rasulullah ﷺ bersabda:
لا تَشْدُدُ الْعُنْصُرِيَّةَ وَلا الْعُنْصُرِيَّةَ ، وَالْجَمَاعَةُ
“Jauhilah sikap fanatisme dan permusuhan, berpeganglah pada jamaah.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi)
Hadits ini mengingatkan kita agar tidak terjebak dalam sentimen yang memperburuk permusuhan antarmanusia. Islam tidak mengajarkan permusuhan tanpa alasan yang benar, tetapi kedamaian, keadilan, dan ukhuwah manusia.
Jamaah shalat jumat Rahimakumullah..
Perang, entah di mana pun terjadi, sejatinya adalah ujian bagi manusia, ujian tentang keimanan, kemanusiaan, serta sejauh mana kita mampu menunjukkan kasih sayang kepada sesama.
Allah ﷻ berfirman:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ
“Dan sesungguhnya Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” QS. Al-Baqarah [2]: 155
Jamaah shalat jumat Rahimakumullah..
Musibah perang adalah ujian untuk kita bersabar, berdoa, membantu yang tertimpa musibah, dan berusaha keras sebagai umat yang menjunjung nilai kemanusiaan.
Dalam kondisi perang seperti ini, sikap yang diajarkan Islam kepada kita adalah:
1. Berdoa untuk Perdamaian
Berdoalah semoga konflik segera berakhir. Islam mengajarkan kita selalu memohon kepada Allah ﷻ agar menjauhkan umat manusia dari fitnah dan kehancuran.
اللهم إنك عفوٌ تحبّ العفو فاعفُ عنّا
“Ya Allah, Engkaulah Maha Pemaaf, Engkau mencintai ampunan maka ampunilah kami.”
2. Berempati kepada Korban
Sebagai umat yang beriman, kita harus berempati terhadap saudara-saudara yang menjadi korban perang, terutama mereka yang kehilangan keluarga, rumah, dan masa depan mereka.
3. Menjaga Persatuan dan Kedamaian di Negeri Kita
Kita tidak boleh membiarkan konflik mana pun menjadi alasan untuk membenci, menyalahkan, atau merendahkan sesama manusia di lingkungan kita. Islam mengajarkan untuk selalu menjaga ukhuwah, toleransi, dan kedamaian masyarakat. Rasulullah ﷺ bersabda:
«الدِّينُ النَّصِيحَةُ»
“Agama adalah nasihat.” (HR. Muslim)
Nasihat ini mencakup nasihat kepada Allah, Rasul-Nya, para pemimpin, dan kepada seluruh umat manusia.
Jamaah shalat jumat Rahimakumullah..
Kita berharap negara-negara besar dan pemimpin dunia, termasuk yang sedang terlibat di konflik, mengambil langkah bijak untuk menghentikan perang, membuka ruang dialog, dan mengutamakan solusi damai daripada kekerasan. Allah ﷻ berfirman:
وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,” QS. Al-‘Ashr [103]: 1–2
Ayat ini adalah peringatan bagi seluruh manusia agar tidak mengorbankan masa depan mereka karena kebodohan, permusuhan, dan ambisi duniawi semata. Kita semua, baik muslim maupun non-muslim pada akhirnya akan mempertanggungjawabkan perbuatan kita di hadapan Allah ﷻ.
Semoga kita semua terhindar dari perpecahan dan tetap bersatu dalam lindangan Allah SWT. Amin ya Robbal Alamin.
أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
KHUTBAH II
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ. وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَامِ
أَمَّا بَعْدُ. فَيَاأَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. فَقَالَ اللهُ تَعَالَى اِنَّ اللهَ وَ مَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ أٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَ سَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلٰى أٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ فْي الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اَللّٰهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ. وَعَنْ اَصْحَابِ نَبِيِّكَ اَجْمَعِيْنَ. وَالتَّابِعِبْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَ تَابِعِهِمْ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ.
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. اَللّٰهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالطَّاعُوْنَ وَالْاَمْرَاضَ وَالْفِتَنَ مَا لَا يَدْفَعُهُ غَيْرُكَ عَنْ بَلَدِنَا هٰذَا اِنْدُوْنِيْسِيَّا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِ بِلَادِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
اللَّهُمَّ ارْحَمْ ضُعَفَاءَ الْمُسْلِمِينَ، وَأَصْلِحْ أَحْوَالَ الْبِلَادِ وَالْعِبَادِ، وَاجْمَعْ بَيْنَ قُلُوبِنَا عَلَى الْحَقِّ، وَانْشُرِ السَّلَامَ فِي الْأَرْضِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
رَبَّنَا اٰتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ
عِبَادَ اللهِ اِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْاِحْسَانِ وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ. يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ. وَ اشْكُرُوْهُ عَلٰى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ. وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ
Silahkan bergabung dengan kami di Grup Telegram, Wa, atau Facebook untuk mendapatkan materi Khutbah terbaru dari KHUTBAHSINGKAT.com Klik JOIN NOW





