Sebagai mana biasa, setelah kita semua kembali ke rumah masing-masing dengan berbagai hidangan kue dan sebagainya, ditambah lagi busana yang baru. Semoga pada pagi hari ini kita semua telah diampuni segala dosa-dosa yang pernah kita perbuat, kembali bagaikan bayi yang baru dilahirkan ke dunia, putih bersih tanpa noda-noda dosa Aamin ya Robbal Alamin.
Terdapat dalam sebuah hadits, Rasulullah shalallahu alaihiwas salam bersabda:
“(Hakikat) orang yang menyambung silaturahmi itu bukan orang yang membalas kebaikan (dengan kebaikan). Akan tetapi, ia yang apabila silaturahminya terputus, bergegas menyambungnya.” (HR. Bukhari)
Di pagi hari ini masihkah ada diantara kita yang menyimpan bibit-bibit permusuhan, kebencian dan dendam kesumat?! Mungkin saja kita berada di pihak yang benar, sementara mereka yang kita benci, kita musuhi, tidak kita tegur sapa.
Bahkan kita rela buang muka demi tidak melihat orang-orang yang pernah menyakiti kita, memfitnah kita, mengambil hak kita, mungkin pernah memukul kita, bahkan kita bersumpah untuk tidak akan pernah menegurnya sampai kiamat, atau sampai mati, karena luapan kebencian kita yang amat dalam.
Jika diantara kita masih ada yang demikian, taukah kita bahwa hakikat menyambungkan tali silaturahim itu bukanlah kita menyambungkan tali silaturahim kepada orang-orang yang telah berbuat baik kepada kita, tetapi yang dimaksud menyambungkan tali silaturahim itu adalah menyambungkan tali silaturahim yang pernah terputus, masih terputus, yang kita masih sakit hati kepadanya karena segala kesalahan yang pernah diperbuatnya kepada kita, kita masih dendam kepadanya, kita masih benci kepadanya, kita masih tidak mau menegurnya sampai hari ini.
Karena kita meyakini yang salah dia bukan saya, yang duluan dia bukan saya, yang menyakiti hati dia bukan saya, kita juga masih berkeyakinan bahwa harga diri jauh lebih utama, sampai-sampai yang bersalah sudah minta maaf namun kita masih bersikeras untuk tidak memaafkannya demi membela martabat, harga diri, keturunan, pendidikan dan kekayaan. Padahal Allah telah berfirman dalam Al Qur’an
BACA HALAMAN BERIKUTNYA..