KHUTBAH JUMAT PERTAMA
اَلْحَمْدُ للهِ الْمَوْجُوْدِ أَزَلًا وَأَبَدًا بِلَا مَكَانٍ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ الْأَتَمَّانِ الْأَكْمَلَانِ، عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ، أَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ
أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْقَدِيْرِ الْقَائِلِ فِيْ مُحْكَمِ كِتَابِهِ: إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللهِ الْإِسْلَامُ (ءال عمران: ١٩)
Hadirin Jamaah Jumat Rahimakumullah
Marilah kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Alloh swt. Dengan menjalankan perintah-perintahnya, dan menjauhi larangan-larangan-Nya, baik dalam keadaan senang atau susah, mudah maupun sulit, sendirian ataupun bersama orang banyak.
Diantara bukti ketakwaan kita kepada Alloh swt adalah wajib meninggalkan segala sesuatu yang menjadi larangan Alloh dan Rosul-Nya. Selain itu, sekuat tenaga dan kemampuan kita melaksanakan kewajiban-kewajiban yang telah dibebankan kepada kita dengan istiqomah.
Hadirin, beberapa hari lagi akan datang pergantian tahun baru Masehi dari tahun ………….. menuju ke tahun ……………….. Tidak sedikit, diantara kaum muslimin yang turut merayakan hari Natal khususnya Tahun baru.
Sejarah Tahun Masehi
Hadirin Jamaah Jumat Rahimakumullah
Tahun baru Masehi itu sebenarnya berhubungan dengan keyakinan agama Nasrani, orang pertama yang membuat penanggalan kalender adalah seorang kaisar Romawi yang terkenal dengan nama Gaisus Julius Caesar pada tahun 45 SM.
Tapi, pada perkembangannya, ada seorang pendeta Nasrani yang bernama Dionisius yang kemudian memanfaatkan penemuan kalender dari Julius Caesar ini untuk diadopsi sebagai penanggalan yang didasarkan pada tahun kelahiran Yesus Kristus.
BACA HALAMAN BERIKUTNYA..