Ibadahnya Orang Miskin Lebih Tinggi Daripada Orang Kaya, Teks Khutbah Jumat NU PDF Bahasa Indonesia Lengkap Dengan Doanya

Ilustrasi Pahala Sedekah
Ilustrasi Pahala Sedekah

Khutbah jumat NU Bahasa Indonesia terbaru PDF kali ini mengangkat judul ibadahnya orang miskin lebih tinggi daripada orang kaya. Teks khutbah jumat terbaru ini lengkap dengan doanya berharokat.

Ada sebuah kisah sabahat Nabi yang miskin. Suatu ketika para sahabat menemui Nabi Muhammad untuk menanyakan bagaimana orang miskin bisa mendapatkan pahala sedekah sebagaimana orang kaya. Para sahabat ingin bersedekah namun untuk makan saja tidak bisa.

Bacaan Lainnya

Atas pertanyaan tersebut kemudian Nabi Muhammad memberikan kabar bahwa orang miskin sedekahnya tidak harus dengan harta benda. Bahkan, mereka akan mendapat pahala lebih besar daripada pahala sedekah orang kaya.

Oleh karenanya, Khutbah jumat NU Bahasa Indonesia PDF berikut ini akan menjelaskan secara gamblang tentang bagaimana agar orang miskin mendapat pahala sedekah.

Khutbah jumat NU Bahasa Indonesia terbaru ini tersedia versi PDF yang bisa Anda download pada menu yang ada di akhir teks. Khotib cukup download, print, kemudian potong kertas menjadi dua bagian sehingga lebih praktis.

Berikut ini Khutbah jumat NU Bahasa Indonesia terbaru. Versi bahasa Jawa silahkan klik DISINI. semoga bermanfaat.

Silahkan bergabung dengan kami untuk mendapatkan materi Khutbah NU terbaru dari KHUTBAHSINGKAT.com Grup Telegram JOIN NOW atau Grup WhatsApp JOIN NOW

KHUTBAH JUMAT PERTAMA

الْحَمْدَ للهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِأَنْفُسِناَوَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِ الله ُفَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَمَنْ لَمْ يَجْعَلِ الله ُلَهُ نُوْرًا فَمَا لَهُ مِنْ نُوْرٍ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحُمَّدٍ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ اْلمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى: وَاعْبُدُواْ اللّهَ وَلاَ تُشْرِكُواْ بِهِ شَيْئاً وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَاناً وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالجَنبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالاً فَخُوراً

Jamaah Rahimakumullah

Sebelumnya, marilah kita bersyukur kepada Allah SWT dengan mengucapkan Alhamdulillah, karen di siang hari ini kita masih diberi takwa oleh Allah SWT. Dengan takwallah, kita mau meninggalkan segala pekerjaan atau aktifitas untuk memenuhi kewajiban sholat Jumat. Semoga, takwa kita kepada Allah SWT lebih baik lagi sehingga bisa menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah dengan mudah.

Kita tidak perlu khawatir tentang kebutuhan sehari-hari. Allah SWT sudah berjanji bahwa barang siapa yang betakwa maka Allah akan mencukupi segala kebutuhannya. Sebagaimana dalam Al Qur’an Surat At-Thalaq ayat 2 yang berbunyi:

BACA HALAMAN BERIKUTNYA..

Pos terkait