MATERI KULTUM RAMADHAN SINGKAT
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang masih memberikan kita kesempatan untuk menikmati hari-hari di bulan Ramadhan yang penuh keberkahan. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kepada keluarga beliau, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin kaum muslimin yang dirahmati Allah,
Kini kita telah memasuki sepuluh malam terakhir Ramadhan. Malam-malam ini adalah malam yang sangat istimewa, malam yang penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Pada malam-malam inilah terdapat satu malam yang sangat agung, yaitu malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
Artinya: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 1–3)
Seribu bulan setara dengan lebih dari delapan puluh tiga tahun. Artinya, satu malam Lailatul Qadar nilainya lebih baik daripada ibadah selama lebih dari delapan puluh tahun. Betapa besar karunia Allah kepada umat Nabi Muhammad.
Karena itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan kita untuk bersungguh-sungguh mencari Lailatul Qadar, terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadhan.
Rasulullah bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
Artinya: “Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Salah satu amalan terbaik pada malam-malam ganjil adalah memperbanyak doa kepada Allah. Doa adalah senjata orang beriman. Doa adalah bentuk penghambaan yang sangat dicintai oleh Allah.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Artinya: “Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu.” (QS. Ghafir: 60)
Ayat ini adalah janji langsung dari Allah. Ketika seorang hamba berdoa dengan penuh keikhlasan, dengan hati yang tunduk dan berharap, maka Allah akan mendengar dan mengabulkan doanya.
Pada suatu ketika, Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya kepada Rasulullah tentang doa terbaik jika seseorang mendapatkan malam Lailatul Qadar. Beliau bertanya:
“Wahai Rasulullah, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar, doa apa yang sebaiknya aku baca?”
Rasulullah menjawab:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi)
Perhatikan doa ini. Doa ini sangat singkat, tetapi maknanya sangat dalam. Kita memohon agar Allah menghapus dosa-dosa kita, memaafkan kesalahan kita, dan membersihkan hati kita.
Hadirin yang dirahmati Allah,
Seringkali kita terlalu sibuk dengan banyak hal dalam hidup. Kita sibuk bekerja, sibuk dengan urusan dunia, sibuk dengan media sosial, hingga terkadang lupa untuk berbicara dengan Allah melalui doa.
Padahal, Allah sangat mencintai hamba-Nya yang berdoa. Bahkan Rasulullah bersabda:
لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ مِنَ الدُّعَاءِ
Artinya: “Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah daripada doa.” (HR. Tirmidzi)
Oleh karena itu, malam-malam ganjil Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita untuk memperbanyak doa. Angkat tangan kita di tengah malam. Mohonlah kepada Allah dengan penuh kerendahan hati.
Mintalah ampunan atas dosa-dosa kita.
Mintalah agar keluarga kita diberi keberkahan.
Mintalah agar negeri kita dijauhkan dari bencana dan perpecahan.
Mintalah agar hidup kita selalu berada dalam ketaatan kepada Allah.
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Kita tidak pernah tahu apakah Ramadhan tahun ini adalah Ramadhan terakhir dalam hidup kita. Bisa jadi ini adalah kesempatan terakhir kita merasakan malam-malam penuh berkah ini.
Betapa banyak orang yang tahun lalu masih bersama kita di bulan Ramadhan, tetapi hari ini mereka telah dipanggil oleh Allah. Mereka sudah berada di alam kubur dan tidak lagi memiliki kesempatan untuk berdoa, berzikir, dan memohon ampun.
Karena itu jangan sia-siakan malam-malam ganjil Ramadhan. Jangan biarkan waktu berlalu hanya dengan tidur atau bermain ponsel. Gunakan waktu untuk shalat, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan memperbanyak doa.
Bayangkan jika malam ini adalah Lailatul Qadar. Bayangkan jika doa kita malam ini menjadi doa yang mengubah hidup kita. Betapa bahagianya orang yang di malam itu diampuni seluruh dosanya.
Rasulullah bersabda:
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Subhanallah. Betapa besar rahmat Allah kepada hamba-Nya.
Hadirin yang berbahagia,
Mari kita manfaatkan malam ke-23 Ramadhan ini dengan memperbanyak doa. Mohonlah kepada Allah dengan penuh harapan dan keyakinan. Karena tidak ada yang mustahil bagi Allah.
Bisa jadi satu doa yang kita panjatkan di malam ini menjadi sebab berubahnya hidup kita. Bisa jadi satu doa di malam ini menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kita. Dan bisa jadi satu doa di malam ini menjadi sebab kita mendapatkan Lailatul Qadar.
Semoga Allah menerima ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan mempertemukan kita dengan malam Lailatul Qadar.
Wallahu a’lam bish-shawabWassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Silahkan bergabung dengan kami di Grup Telegram, Wa, atau Facebook untuk mendapatkan materi terbaru dari KHUTBAHSINGKAT.com Klik JOIN NOW






