Khutbah Jumat Maulid Nabi Singkat Bahasa Indonesia: Bagaimana Cara Mencintai Nabi Muhammad SAW?

  • Whatsapp
Cara Mencintai Nabi Muhammad SAW
Cara Mencintai Nabi Muhammad SAW

Khutbah jumat terbaru tentang Maulid Nabi berikut ini mengangkat tema tentang Bagaimana Cara Mencintai Nabi Muhammad SAW. Dalam materi khutbah singkat padat ini akan dijelaskan cara-cara mencintai Nabi Muhammad dalam rangka maulid Nabi.

Khutbah jumat singkat padat penuh makna ini telah terbit di situs PC NU Ponorogo dengan sedikit revisi oleh redaksi Khutbahsingkat.com.

Bacaan Lainnya

Naskah khutbah jumat ini menggunakan bahasa Indonesia. Untuk versi bahasa Jawa silahkan klik DISINI.

Anda bisa download teks atau contoh khutbah jumat terbaru 2021 ini pada menu yang tersedia di akhir tulisan. Naskah tersedia versi PDF bentuk landscape dua kolom. Khotib cukup download kemudian print lalu potong kertas menjadi dua bagian. Semoga bermanfaat..

Silahkan bergabung di grup Telegram untuk mendapatkan Materi Khutbah terbaru dari KHUTBAHSINGKAT.com dengan cara klik “Berlangganan” BERLANGGANAN atau https://t.me/khutbahjumatsingkat

MUKADIMAH KHUTBAH JUMAT

الحمدُ للهِ الذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ اْلحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ اْلمُشْرِكُوْنَ  أَشْهَدُ أنْ لَااِلَهَ إلااللهُ وَحْدَهُ لاشرِيْكَ لَهُ اْلحَقُّ اْلمَلِكُ اْلمُبِينُ  وَأَشْهَدُ أَنّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ  رَسُولٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِاْلُمْؤمِنِينَ رَؤُوفٌ بِاْلمُؤمِنِينَ  صَلاَةُ اللهِ وَسَلاَمُهُ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمّدٍ وَعَلىَ أَلِهِ وَأَصْحَاِبِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إلَى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ

أمَّا بَعْدُ  فَيَا أَيُّهَا الحَاضِرُونَ  إتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إلَّا وَأنتُمْ مُسْلِمُونَ

Hadirin Jamaah Jum’Ah Rahimakumullah

Marilah bersama kita meningkat Taqwa kepada Allah, dengan menjalankan semua perintah-perintahNYA dan menjauhi segala larangan-laranganNYA. Hanya dangan Taqwa dan Iman yang benar yang sahih, kita akan menjadi manusia yang Sa’adah fiddaroin, (beruntung di dunia dan di akhirat).

Hadirin Jamaah Jum’Ah Rahimakumullah

Perlu diketahui bersama bahwa hari ini, Jum’at 22 Oktober 2021 bertepatan dengan tanggal 15 Robiul Awal / bulan Maulid yakni bulan dimana Nabi Kita Muhammad SAW dilahirkan. Nabi yang telah mengeluarkan kita dari kemusyrikan, Nabi yang telah memberi pentunjuk terhadap jalan yang benar, prilaku-prilaku yang terpuji, sifat-sifat yang elok dan satu-satunya Nabi yang bisa memberi Syafaatul Udzma kelak di hari kiamat, dimana tiada seorangpun yang dapat memberi pertolongan kecuali Nabi Kita Muhammad SAW.

Sebagai umat yang baik, sebagai umat yang selalu membutuhkan syafaat Nabi baik di dunia maupun di akhirat, sudah sepatutnya kita introspeksi, apa saja petunjuk-petunjuk Nabi yang telah kita lakukan? Apa saja sunah-sunah Nabi yang telah kita kerjakan? Prilaku Nabi yang mana, yang telah dapat kita tiru, padahal Allah telah bersabda pada surat al-Hasyr ayat 7 yang berbunyi:

وَمَا أتَاكُمْ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ  وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوْا

Apapun yang datang dari Rosul, ambillah, amalkan, dan apapun yang telah dicegah dan ditinggalkan Rosul, jauhilah

Hadirin, ayat ini dengan jelas memberi pengertian kepada kita bahwa apapun yang diajarkan Nabi pada kita, apapun yang dilakukan oleh Nabi maka sebagai umatnya kita diperintahkan Allah untuk ikut melakukannya, ikut mengamalkannya dan sebaliknya, apapun yang Nabi tidak melakukan bahkan Nabi melarang melakukannya maka kita diperintahkan Allah agar meninggalkan dan tidak mengerjakannya.

Lantas, apa saja yang dapat kita contoh dari prilaku-prilaku Nabi? jawabnya banyak sekali. Seluruh kitab-kitab Hadits, mulai dari kitab hadits terkecil hingga terbesar, semuanya memuat prilaku, ucapan dan ketetapan-ketetapan Nabi. Semua prilaku, semua sisi-sisi dalam kehidupan telah dicontohkan oleh nabi, mulai dari hal-hal sepele yang bersifat pribadi dan harian hingga hal yang besar, menyangkut bangsa dan Negara Nabi telah dicontohkana oleh Nabi.

Salah satu contoh kecil, berkenaan dengan bagaimana tata-cara hidup bermasyarakat, Nabi telah memberi petunjuk dengan mengatakan:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمَ الأخِرَ فَاليُكْرِمْ جَارَهُ

Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Qiyamat maka Muliakan Tetangga

Dawuh Nabi ini dengan jelas memberi pengertian bahwa siapapun yang beriman kepada Allah dan percaya dengan adanya hari qiyamat maka diperintahkan Allah agar memuliakan tetangga. Memuliakan tetangga bukan karena atas nama servis melainkan atas nama perintah Allah.

Hadirin Jamaah Jum’ah Yang Dimuliakan Allah

Baca halaman berikutnya..

Pos terkait